Dariku Untuk Kartini Muda Indonesia

““Kita harus membuat sejarah, kita mesti menentukan masa depan kita yang sesuai dengan keperluan serta kebutuhan kita sebagai kaum wanita dan harus mendapat pendidikan yang cukup seperti halnya kaum laki-laki” R.A. Kartini

April Move!

Janganlah kita habiskan masa-masa muda kita untuk melakukan hal-hal tidak bermanfaat yang banyak mudharatnya. April Move ini kita jadikan evaluasi besar-besaran dan semoga banyak perubahan-perubahan baik yang kita dapatkan di bulan ini.

Peternakanku Riwayatmu Kini

Ada anekdot yang berkembang, kanapa usaha penggemukan sapi di Indonesia hasilnya tidak memuaskan, tidak seperti industri penggemukan sapi di negara-negara penghasil daging seperti Australia atau lainnya?

Kisah Sukses Raden Febrianto Christi,S.Pt.

“ Akademik itu memang penting, tetapi untuk penunjang dan pelengkap diperlukan organisasi, organisasi tak lain untuk belajar bersosialisasi, organisasi itu sebagai wadah untuk berlatih berbicara, dan percaya diri karena tak jarang mahasiswa jika berbicara didepan suka ‘gempeur’ ”

Showing posts with label Anisa. Show all posts
Showing posts with label Anisa. Show all posts

Saturday, 7 September 2013

‘Aisyah “Perempuan yang Cerdas”

Siapa sih yang nggak kenal dengan sosok shohabiyah yang satu ini? Yups, Siti ‘Aisyah putri dari Abu Bakar yang dinikahi oleh Rasulullah pada saat usianya masih belia yakni 9 tahun.
Dalam pernikahan Nabi dengan ‘Aisyah ini terdapat banyak hikmah. Kita ketahui bahwa ‘Aisyah adalah sosok gadis yang sangat cerdas. Dan Nabi SAW adalah seorang yang membawa syariat yang mengatur seluruh aktivitas kehidupan manusia, rumah tangga, di jalanan, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan aktivitas kerja. Nah, beranjak dari sinilah, sosok yang sangat cerdas dan brilian dalam meriwayatkan ajaran-ajaran Islam dibutuhkan. Dan ‘Aisyahlah sosok itu.
“Aisyah adalah sebaik-baik orang yang bisa meriwatkan ajaran-ajaran Islam ini kepada umat manusia. Ia telah meriwatkan lebih dari 2000 hadits, karena itu ‘Aisyah merupakan salah seorang yang penting dan paling mendalam ilmunya”
‘Aisyah shohabiyah yang sangat cerdas, dia tidak hanya meriwayatkan hadits tetapi dia juga begitu piawai dalam dunia kesehatan (kedokteran), dan dia pun sangat menyukai hal-hal yang berhubungan Ilmu Pengetahuan (pendidikan).
Sebagai seorang perempuan yang hidup di massa kini kita patut mencontoh istri Nabi yang satu ini, apalagi sekarang dunia semakin modern, semakin maju, teknologi semakin canggih maka perempuan pun harus bisa ikut andil perkembangan kekinian.

Perempuan itu justru harus punya pendidikan yang tinggi, karena perempuan (Ibu) adalah madrasah (sekolah) pertama bagi anak-anaknya. Ibu yang Cerdas maka anak negri pun akan Cerdas. So, jangan sepelekan pendidikan karena pada hakikatnya manusia dilahirkan itu untuk terus mencari ilmu dan belajar sampai maut menjemput. Wallhu ‘alam. (amanina)

Sepenggal Kisah Dewi Sartika Sang Pejuang Pendidikan


Hardiknas telah tiba...! pasti tau dong apa itu hardiknas ? yup, Hari Pendidikan Nasional. Ngomong-ngomong membicarakan hardiknas, siapa sih tokoh wanita di balik pendidikan  ? kartini ? ga salah. Kartini emang eksis banget, perjuangannya tidak dapat disepelakan. Mengangkat derajat wanita, emansipasi, dan sebagainya.
Tapi tau ga sih dengan nama Dewi Sartika? Buka-buka lagi buku IPS SD pasti ada. Yup, selain ibu kartini, ibu Dewi Sartika adalah tokoh wanita Indonesia yang berjuang atas nama pendidikan.
Uwi, begitulah Dewi Sartika biasa dipanggil. Dewi Sartika lahir pada tanggal 4 Desember 1884. Berasal dari keluarga priyayi sunda yaitu Nyi Raden Rajapermas dan Raden Somanagara. Sejak kecil Dewi Sartika sudah menunjukkan bakat dalam mengajar. Dewi Sartika sering mengajari baca tulis kepada anak-anak pembantu di kepatihan. Benda apapun ia jadikan sebagai alat bantu belajar mulai dari papan bilik kandang, kereta, hingga genting pun dialih fungsikan olehnya.
Orang tuanya yaitu Raden Somanagara dan Nyi Rade Rajapermas bersikukuh untuk menyekolahkan Dewi Sartika ke sekolah Belanda, meskipun saat itu melanggar adat yang berlaku. Hingga akhirnya, ayahnya harus diasingkan ke pulau ternate karena pemberontakan yang dilakukannya dan ia di drop out dari sekolahnya.
Dewi Sartika akhirnya tinggal bersama pamannya atau saudara kandung ibunya di Cicalengka, Raden Demang Aria Surakarta Adiningrat. Kehidupannya berubah. Konon katanya, ia dijadikan abdi dalem alias pembantu di rumah pamannya sendiri! Bayangkan, dari asalnya menjalani hidup ala menak berubah menjadi abdi dalem alias pembantu.
Tapi, Dewi Sartika menjadi satu-satunya abdi dalem yang bisa baca tulis. Karena ia sempat menginjak Kelas Satu (Eerste Klasse Inlandsche School) di Bandung, sekolah khusus anak-anak Belanda dan priyayi. Untungnya lagi, ada istri keempat pamannya yaitu Agan Eni yang suka ngajarin Dewi apapun, kecuali baca tulis tentunya.
Dewi Sartika beranjak menjadi gadis remaja yang cantik dan anggun. Karena kecantikannya dan idealisme mengenai pendidikan ada pria yang tertarik padanya yaitu Raden Kanjun Surianingrat yang tak lain dan tak bukan adalah sepupunya sendiri. Tapi lamaran dari Raden Kanjun ia tolak. Tak lama dari penolakan tersebut, terdengar berita bahwa ayahnya, Raden Somanagara  meninggal dan ibunya Nyi Raden Rajaparmas kembali ke Bandung setelah sekian lama mengikuti suaminya di pengasingan. Dewi Sartika segera mengepak barang-barangnya dan pergi tanpa pamit pada keluarga pamannya.
Pada tahun 1906 Dewi Sartika memutuskan untuk mendirikan sekolah atas bantuan Bupati Bandung dan pemerintah kolonial. Sekolah tersebut ia namakan “sekolah istri”. Ia ditanya oleh Inspektur Hindia Belanda, yaitu C.Den Hammer mengenai alasan pendirian sekolah tersebut. Ibu Dewi menjawab:
“Saya ingin menanamkan kepada perempuan bumi putera, sebagai perempuan mereka harus bisa segala-gala. Agar mereka punya rasa percaya diri terhadap kemampuannya dan tidak melulu bergantung pada suami, apalagi pada belas kasihan orang lain.”
Semenjak itu, Hammer bersimpati pada Dewi Sartika dan kemudian membantunya menemui Bupati Bandung yang dahulu membuang ayahnya ke pengasingan. Akhirnya sekolah khusus bagi perempuan pribumi berdiri untuk pertama kalinya di Hindia Belanda alias Indonesia. Dewi sartika dibantu oleh Ny. Poerwa dan Nyi. Oewid yang merupakan saudaranya sendiri untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah istri.
Animo bermunculan dari kalangan masyarakat, khususnya kalangan menak. Menurut mereka ajaran untuk tata krama dan lain sebagainya tidak pantas diajarkan pada kalangan pribumi biasa saja. Itu seharusnya hanya untuk kalangan mereka. Mendengar semua itu, Dewi Sartika cuek saja, dan terus maju.
Segala kebutuhan operasional sekolah ia penuhi sendiri. Ia membating tulang demi kelangsungan berdirinya sekolah. Semangatnya tak terkalahkan. Dorongan dari banyak pihak khususnya suaminya yaitu Raden Kanduruan Agah Suriawinata menjadi faktor yang menambah semangatnya.
Sekolahpun semakin banyak pemberitaannya, begitupun peminatnya. Ruangan sudah tak mencukupi. Dewi sartika memindahkannya ke Ciguriangweg, sekarang jl. Kautamaan Istri (Dekat Kepatihan). Pada tahun 1910 sekolah istri berganti nama menjadi sekolah kautamaan istri dengan motto “cageur bageur”. Bulan September 1929, Dewi sartika memperingati pendirian sekolahnya yang telah berumur 25 tahun, dan kemudian mengubahnya lagi menjadi “sakola Raden Dewi”
Kejayaan sekolah Dewi Sartika Terus maju. Dewi sartika sendiri menjadi semakin sibuk mulai menulis di koran, melakukan ceramah, belajar membuat batik, dan lain sebagainya. Apa yang telah ia dapat, ia bagikan untuk sekolahnya.
Tapi sayangnya, semua itu menjadi berantakan saat jepang tiba di Indonesia. Jepang memporak porandakan semuanya. Semua kurikulum, bahkan nama sekolahpun diganti. Semua itu menjadi klimaks ketika peristiwa Bandung lautan api.
Saat itu, Dewi Sartika dan lainnya berjalan menuju Bandung selatan. Ia tinggal di Ciamis, dan mulai sakit-sakitan dan akhirnya wafat pada tanggal 1 September 1948.
Naahh,, begitulah kira-kira sepenggal kisah mengenai tokoh wanita yaitu Dewi Sartika yang berjuang atas nama pendidikan bagi kaum wanita pribumi kala itu..
Tempat wafatnya Dewi Sartika sebenarnya ada dua pendapat, yaitu Ciamis dan Tasikmalaya karena dua tempat tersebut yang berdekatan.
Nah.. Dewi Sartika tentunya dapat menjadi inspirasi untuk kita semua yang berinisial perempuan. So girls, carilah ilmu sampai ke negri cina. pendidikan bagi kaum perempuan juga ga kalah pentingnya kok.
Institusi pendidikan sekarang menyebar dimana-dimana. Ga harus formal, informal pun berserakan. Semoga virus semangat Dewi Sartika dalam pendidikan, menular pada kita yaahhhh...:) (Silva M)

Friday, 12 April 2013

Dariku untuk kartini muda indonesia


Ibu kita kartini,, putri sejati
Putri  Indonesia,, harum namanya
Hai sobat sekalian ,,apa yang terbersit dalam fikiran kalian ketika mendengar bait lagu  di atas?

Pasti teringan seorang sosok pahlawan  wanita tangguh  kan? J  Ya ,,Ibu Kartini namanya.
Nama lengkap beliau adalah Raden Ajeng Kartini.  Lahir di Jepara , Jawa Tengah pada tanggal 21 April 1879. Meninggal di Rembang , Jawa Tengah  pada tanggal 17 September  1904. Innalillahiwainnailaihiroojiu’n.. Pada usia 25 tahun beliau lebih di kenal dengan nama Raden Ayu Kartini. Mungkin karena kecantikannya kali ya jadi ada kata ‘ayu’nya hehe... beliau adalah seorang tokoh suku Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Pada jaman dahulu wanita bak burung dalam sangkar emas. Gerak langkahnya terbatas. Mereka hanya bisa berkutat di dalam rumah. Tidak bisa sekolah dan tidak bisa bekerja,apalagi menjadi aktivis seperti sekarang. Wanita pribumi hanya beraktivitas seputar memasak di dapur, mencuci, dan begitu setiap hari walaupun mereka mempunyai potensi. Seolah profesi itu hanya menjadi  ibu rumah tangga dan pembantu. Begitu terbatasnya aktivitas wanita pribumi pada saat itu. Seperti terinjak –injak harkat dan martabatnya sebagai seorang manusia. Dengan kata lain wanita tidak memiliki hak yang sama  dengan kaum pria. Mereka seolah hanya dijadikan perabot oleh laki-laki.
Namun datang suatu masa di mana lahirnya seorang wanita membawa pencerahan dan penerang bagi wanita-wanita pribumi lainnya. Beliau mempunyai pemikiran dan pandangan yang luas. Beliau tidak bisa terus-terusan melihat kondisi wanita pribumi seperti itu. Walaupun beliau terlahir dalam lingkungan dan keadaan yang mengekang juga terlahir dari keluarga terhormat,tetapi beliau  tidak segan-segan turun langsung bergaul dengan masyarakat biasa demi mewujudkan cita-citanya. Beliau ingin wanita-wanita pribumi berkembang dan potensi yang dimiliki bisa tersalurkan. Sampai-sampai beliau membuat semboyan ““Kita harus membuat sejarah, kita mesti menentukan masa depan kita yang sesuai dengan keperluan serta kebutuhan kita sebagai kaum wanita dan harus mendapat pendidikan yang cukup seperti halnya kaum laki-laki”.
Akhirnya setelah  menikah dan tinggal bersama suaminya , Raden Ajeng Kartini Meningkatkan perjuangan untuk membebaskan wanita dari kegelapan. Dengan  dorongan dan bantuan suaminya beliau dapat mendirikan sekolah kepandaian putri dan disanalah beliau mengajarkan tentang kegiatan wanita, seperti belajar jahit menjahit serta kepandaian putri lainnya. Yang pada awalnya beliau mengumpulkan teman-temannya untuk diajarkan baca tulis.
Dari semua itu akhirnya Kartini menulis sebuah buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Dalam buku ini menceritakan tentang wanita yang dahulu serba terbatas kini  sudah maju dan berkembang. Mengangkan derajat dan martabat wanita dari tempat gelap menuju tempat yang terang benderang.

Begitulah sedikit sejarah tentang pahlawan emansipasi bangsa Indonesia.
Namanya akan selalu tercatat dalam ingatan sepanjang sejarah.
Wahai kaum wanita jaman sekarang ..patutlah kita bersyukur karena kita sudah berada dalam kebebasan,dan itu tidak terlepas dari jasa pahlawan wanita nasional asal Jepara ini. Lantas apa yang telah kita perbuat jaman sekarang untuk kaum wanita ? dengan kita mengingat jasa-jasa beliau  banyak hal yang dapat kita petik sebagai pelajaran dari Kartini. Namun, keberhasilan perjuangan RA Kartini dalam menegakkan hak kaum wanita Indonesia, pada kenyataan yang ada saat ini justru terbilang menyedihkan. Sebab kesuksesan yang telah diraih malah menjadikan sebagian besar wanita meninggalkan adat sebagaimana yang dicontohkan Kartini. Jiwa ‘Kartini’ pada zaman dulu dengan jiwa ‘kartini’ zaman sekarang sangat terlihat kontras. 

Wahai kaum wanita ,sudah saatnya sekarang kita membangkitkan kembali citra ‘Kartini’ yang sesungguhnya. Dengan menjaga dan mencotoh kembali R.A Kartini. Mencontoh dari sifatnya yang patuh pada orang tua, gigih, pantang menyerah ,selalu berusaha mencapai cita-cita,penulis dan pemikir yang intelek, jiwa kepedulian sosial yang tinggi,dan tak pernah lupa akan kewajiban beragamanya. Beliau adalah seorang muslimah  yang taat.

Mari kawanku kita menjadi ‘ Kartini-Kartini’ di masa kini. Buat bangga pahlawan emansipasi di sana. Teruskanlah cita-cita mulianya. Ya ..cita-cita mulia dari seorang putri Bangsa yang mulia hatinya.

Tuesday, 19 March 2013

It’s Me, I’m A Woman



Siapa bilang wanita itu racun dunia? Yuk kita simak apa yang ada dibawah ini.
Terlahir sebagai wanita, sungguh ini adalah anugerah yang paling indah. Tak dapat kita pungkiri bahwa kita ada di dunia nyata ini dulunya berdiam di sebuah tempat yang gelap, pengap, dan kita selalu ikut kemana saja si pemilik perut ini pergi dan melakukan aktivitas apapun. Ya, di rahim seorang ibu lah sebelum kita bisa melihat dan menikmati dunia dengan segala rasa nya.
Menjadi seorang perempuan sungguh sangat menyenangkan, karena apa? Karena di balik seorang lelaki yang hebat itu ada wanita yang sangat hebat pula. Kenapa bisa begitu? Kita lihat bagaimana seorang Nabi Muhammad yang meminta istri tercintanya Khodijah untuk menyelimuti beliau ketika Rosulullah ditemui oleh Malaikat Jibril.
“Suatu hari ketika Rosulullah bertahannuts di gua hiro, tiba-tiba malaikat Jibril datang kepadanya dan berkata BACALAH!!, BACALAH!!, BACALAH!!. Lantas apa jawaban dari Nabi kita? Nabi menjawab sungguh aku tidak bisa membaca, namun malaiakt Jibril terus memaksa Rosulullah untuk membaca, namun tetap saja Nabi tidak bisa membaca. Dan akhirnya dia pulang menemui istrinya Khodijah, keadaan Nabi ketika sampai rumah tubuh Nabi bergetar hebat, dan berkata kepada istrinya “selimuti aku, selimuti aku”. Khodijah pun menyelimutinya dan menunggu sampai akhirnya Nabi tenang. Ketika sudah tenang, yang dilakukan oleh Khodijah adalah menanyakan perkara apa yang telah menimpa beliau sehingga pulang dalam keadaan gemetar seluruh tubuhnya? Rosulullah pun menceritakan kronologis kejadian di gua hiro itu. Dan sang istri pun mendengarkan dengan seksama sambil menenangkan suaminya. Akhir cerita, Khodijah pun tersenyum dan memberikan solusi kepada Rosulullah. Dia mengajak Rosulullah bertemu pamannya dan menceritakan kejadian di gua hiro itu, dimana pamannya itu adalah seorang pendeta. Ternyata sang pendeta menafsirkan bahwa sosok yang ditemui oleh Muhammad itu adalah malaikat jibril. Si paman itu bilang bahwa Muhammad adalah orang pilihan Allah. Dan kau tau sahabat, apa yang dilakukan oleh Khodijah setelah mengetahui hal itu ?. Khodijah sangat mendukung Nabi dan mempercayai Nabi dengan sepenuh hati. Selain itu juga Khodijah rela menginfakkan semua hartanya untuk kemajuan dakwah Nabi. Khodijah adalah orang nomor satu yang mempercayai kenabian Muhammad, sosok istri yang penuh teladan. Dari sinilah seorang wanita sangat berperan penting, di balik lelaki hebat ada wanita yang super hebat J.
Cerita di atas adalah sedikit tentang wanita, bercerita tentang hebatnya seorang wanita. Dan sebenarnya masih banyak hal yang sungguh luar biasa ketika kita terlahir sebagai seorang wanita. Mulai dari rahim yang menempel di tubuh seorang wanita dan Allah menitipkan kasih sayang (rahim) itu di tubuh wanita, apa jadinya kalo rahim ada di tubuh laki-laki? Masalah management rumah tangga, urusan keuangan, urusan dapur, urusan anak-anak, dan urusan di luar rumah ternyata hanya oleh seorang wanita saja semua urusan bisa di handle, so berbanggalah karena kita terlahir sebagai seorang WANITA J

Tuesday, 12 March 2013

Perlakuan Islam Terhadap Wanita

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh , ukhtyfillah yang dirahmati Allah apa kabar nya? Alhamdulillah kan? Para ukhtyfillah, tahukah kalian bahwasanya agama kita Islam sangat memuliakan seorang wanita. Bagaimana tidak, Wanita diciptakan oleh Allah dari tulang rusuk sebelah kiri, didekat hati agar ia dicintai dan terletak didekat tangan, sejatinya agar ia di lindungi. Dan bukanlah dari tulang ubun-ubun, karena sejatinya agar ia tidak menjadi tinggi hati, dia juga tidak diciptakan dari tulang tumit kaki, agar tidak di injak-injak harga dirinya. Kata-kata itulah yang mencirikan bahwasanya seorang wanita itu patut untuk dilindungi.
Berkebalikan dengan keadaan di sekitar kita yang sudah terpengaruh oleh budaya-budaya barat ,dan atas stigma negatifnya yang di tujukan kepada islam ,bahwa menurutnya Islam itu tidak menghargai seorang wanita, memagari kebebasannya serta tidak adil dan menempatkannya di tempat kedua dan tidak mengindahkan ada nya kesetaraan gender ,padahal itu semua salah besar. Paham-paham yang mengatakan bahwasanya kesetaraan gender itu perlu malah hanya mampu menghancurkan harga diri wanita tersebut, malah menjadikan wanita itu rendah dan malah membuat wanita sebagai bagian untuk dianiaya, padahal Islam benar-benar sangat menjaga nilai-nilai harga diri seorang wanita.
Islam sangat menjaga kaum wanita dari segala hal yang dapat menodai kehormatannya, menjatuhkan wibawa dan merendahkan martabatnya. Bagai mutiara yang mahal harganya, Islam menempatkannya sebagai makhluk yang mulia yang harus dijaga. Atas dasar inilah kemudian sejumlah aturan ditetapkan oleh Allah Swt. Dan agar berikutnya, kaum wanita dapat menjalankan peran strategisnya sebagai pendidik umat generasi mendatang.
Agama Islam sangat memperhatikan kebaikan urusan wanita. Karena seorang wanita merupakan pendidik utama generasi muda dan agar wanita tidak mudah terpengaruh oleh setan. Islam mengatur segala macam aturan mengenai wanita. Ada yang mengatakan bahwa Islam terlalu banyak mengatur dan membatasi gerak seorang wanita, padahal itu semua dilakukan untuk kebaikannya, dan untuk mengangkat derajat kaum wanita.
Diantara aturan yang khusus untuk kaum wanita adalah menutup aurat. Aturan ini lah yang bisa menyelamatkan kaum wanita dari mata khianat kaum lelaki dan agar wanita tersebut terhindar dari fitnah. Adapun ayat yang menjelaskan tentang menutup aurat :
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzâb [33]: 59)
Tidak hanya itu ,wanita pun diperintahkan untuk tidak bercampur baur dengan laki-laki yang bukan muhrim nya dengan tujuan untuk menjaga kehormatan nya didepan kaum laki-laki, menjaga pandangan dan tidak merendahkan suara dan lain-lain.
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al Ahzâb [33]: 33)
Semua aturan yang Allah berikan untuk kaum wanita merupakan bukti kasih sayang dari-Nya. Tidak mungkin Allah tetapkan sebuah aturan yang tidak ada guna nya sama sekali, dan aturan inilah yang akan menjadi benteng untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang muncul akibat adanya kesalahan pergaulan antara wanita dan laki-laki. Dengan maraknya perzinahan serta pelecehan seksual ini lah yang merupakan sumber ketidak tahuan serta kelalaian para wanita akan hukum-hukum Allah. Semoga isinya tersampaikan dengan baik dan bermanfaat yaa, ^^. (GNM)
Sebelum menutup tulisan ini ,ada beberapa kata dibawah ini, silahkan dibaca! Terimakasih ^_^

Wanita

Wanita, auratmu menjadi bisa setan yang membunuh dan membabi buta
Menenggalamkan iman serta menjadikannya lemah.
Wanita, ada banyak keindahan yang terpancarkan darimu tapi kenapa keindahan itu kau salah arti kan.
Kau sebarkan melalui celah-celah lubang nafsu sesaat yang menyesatkan.
Kau buai semuanya dan menjadikan nya nikmat.
Kau menjadi alat setan untuk merusak pikiran kaum laki-laki.
Keberadaanmu sekarang wanita, telah menurunkan harga dirimu,
Betapa kau tunjukkan auratmu itu untuk seseorang yang belum halal bagimu.
Wanita, kau memang cantik.
Tetapi kecantikanmu bukan untuk di obral, bukan untuk dibuka sembarangan.
Wanita, kau juga indah.
Indahmu itu untuk pria halal yaitu suamimu bukan untuk laki-laki lain.
Wanita, padahal Allah telah berikan berbagai aturan untukmu ,
bukan bermaksud untuk menjadikan mu manusia kelas dua setelah laki-laki , bukan untuk mengekangmu juga bukan untuk membatasi gerak mu.
Tetapi semua itu adalah sebuah bukti perlindungan serta kasih sayang dari-Nya.
Ingatlah wanita, wanita sholehah adalah wanita yang dihormati, yang dicintai bukan oleh manusia saja , tetapi Allah pun ikut mencintaimu.
By: Gina Nafsil Mutmainah